Mahardhika Group – Beta Ver.

Because Great Life comes from Great Dream

Kesetrum?? (Tugas EL2246)

Posted by themahardhikagroup on February 15, 2009

Listrik bisa mengalir ketika terjadi perbedaan potensial listrik dalam sebuah jalur aliran listrik, dimana listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah. ‘Kesetrum’ terjadi ketika listrik mengalir melalui tubuh manusia, yang disebabkan oleh terjadinya perbedaan potensial di tubuh manusia.

‘Bumi’, dalam dunia kelistrikan digunakan sebagai tempat ‘membuang’ listrik (“grounding”) karena bumi memiliki potensial yang negative, sehingga listrik akan mengalir ke bumi. Ketika manusia menyentuh aliran listrik (akibat kerusakan / kelalaian), dan tubuh manusia tersebut terhubung ke bumi, listrik akan berusaha mengalir melalui tubuhnya, menuju ke bumi, atau bisa juga ke benda lain yang tersentuh yang memiliki potensial lebih rendah dari sumber setruman.

Kesetrum bisa menjadi berbahaya karena aliran listrik merupakan bentuk energi yang besar. Mulai dari kejutan ringan pada tubuh, kontraksi otot, luka bakar, hingga kematian dapat terjadi akibat kesetrum. Kesetrum pada tahap tertentu bisa menggumpalkan aliran darah, merusak saraf pada titik kontak listrik (listrik masuk dan keluar), juga kontraksi otot yang bahkan bisa menimbulkan kerusakan sendi / tulang.
Yang membuat listrik berbahaya adalah besarnya arus yang mengalir (jumlah muatan electron yang mengalir per satuan waktu). Ini bergantung pada besarnya voltase / perbedaan potensial listrik yang terjadi, juga resistensi / nilai hambat tubuh manusia itu sendiri. Listrik pada voltase yang sama dapat menjadi aman bagi seseorang namun berbahaya bagi orang lain. Perbedaan resistensi tubuh manusia terjadi terutama karena kondisi tubuh manusia itu sendiri. Pada dasarnya tubuh manusia juga merupakan konduktor listrik dikarenakan sebagaian besar tubuh manusia terdiri dari air, namun sebaliknya, kulit manusia memiliki sifat resistif yang cukup besar, apalagi pada saat kondisi kering.
Saat tubuh berada dalam kondisi kering dan menggunakan alas kaki, bisa memiliki resistansi sekitar 100KOhm. Namun ketika dalam keadaan berkeringat dan bertelanjang kaki, sifat resistif tersebut menurun drastis menjadi 100Ohm. Sebagai gambaran, listrik rumah 220 volt, pada hambatan 100KOhm akan menimbulkan arus sebesar 2.2mA, masih di bawah ambang batas berbahaya, namun 220 volt pada hambatan 1000Ohm menimbulkan arus 2.2 A yang sudah bersifat mematikan.

Selain besarnya arus, lamanya aliran listrik terjadi dan di bagian tubuh mana setruman terjadi, ikut berpengaruh pada tingkat bahaya kesetrum tsb. Kesetrum menjadi berbahaya, karena biasanya mengalir dari tangan ke kaki (yang menyentuh bumi), atau dari tangan satu ke tangan yang lain, dimana jalur tersebut melalui jantung,
Menurut Nave & Nave, (Physics For the Health Sciences, 3rd Ed, W. B. Saunders, 1985 ch 14, ), tingkat bahaya setruman listrik pada tubuh manusia adalah sebagai berikut (untuk setruman selama 1 detik):
1mA – batas ambang bawah dimana setruman listrik akan terasa
5mA – batas atas besarnya arus listrik yang tidak membahayakan
10-20mA – arus yang menimbulkan kontraksi otot terus menerus (tidak dapat dikendalikan hingga listrik dilepas), sehingga korban tak mampu melepaskan diri dari sumber setruman
100-300mA – Menimbulkan vibrasi jantung (ventricullar vibrilation), Kondisi ini sudah fatal jika dilanjutkan.
6A – vibrasi jantung terus menerus, kelumpuhan otot-otot pernafasan, dan terbakarnya tubuh.

Listrik AC maupun DC sama-sama bisa menyetrum tubuh manusia. Namun listrik AC pada pada voltase yang sama dengan listrik DC bisa menjadi lebih berbahaya, karena voltase puncak (Root Mean Square) AC lebih besar 1.4 kali dari DC, sehingga arus yang timbul pada resistensi yang sama bisa menjadi lebih tinggi.

Dipta Mahardhika 13406186

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.